Hiduplah Seperti Rahim Ibu

Dunia ini terasa sempit untuk orang-orang yang haus akan kekuasaan dan harta. Dasarnya manusia akan selalu mencari lebih dari hal yang sudah mereka terima. Keadaan ini membuat mereka selalu mencari celah untuk mendapatkannya dari tangan orang lain.

Padahal Tuhan menciptakan kita untuk saling bermanfaat dan menjadi berkah untuk semesta yang telah Tuhan ciptakan. Tuhan menginginkan hambanya kembali kehadapannya dengan penuh kasih sayang.

Namun terkadang manusia lupa dan tersesat ke lembah kenistaan dan melupakan Tuhan yang telah memberikan kenikmatan di alam dunia ini. Tuhan selalu menunggu, menunggu sampai kapan manusia memahami makna dari penciptaannya.

Meski terkadang terlupakan bahkan sengaja melupakan Tuhan, Tuhan tetap memberikan kasih sayangnya tulus kepada siapapun bahkan kepada pendosa sekalipun. Inilah bukti Tuhan yang maha kasih dan maha penyayang.

Andai manusia paham dan mentafakuri dari setiap kejadian yang telah Tuhan nampakkan kehadapannya. Bagaikan rahim dan seorang ibu yang sedang mengandung. Tuhan nampakkan kejadian dan proses itu dihadapan manusia agar manusia paham. Paham bahwa begitulah yang Tuhan inginkan dari manusia.

Seperti rahim ibu, begitulah seharusnya manusia hidup di semesta yang sudah Tuhan ciptakan untuk manusia. Saling menguatkan: Ibu yang terus tegar demi calon anaknya lahir dan menahan sakit serta anak yang terus berjuang untuk bisa sehat didalam rahim ibu hingga nanti keluar ke alam dunia. Saling melindungi: Ibu melindungi sang anak dalam rahim serta anak yang membuat kuat agar ibu melindungi dirinya sendiri.

Hiduplah dengan penuh kasih sayang Tuhan. Dan jadikanlah setiap apa yang nampak dan Tuhan nampakan kehadapan manusia agar jadi ilmu dan pembelajaran kehidupan.

Comments

Popular posts from this blog

Grup Telegram Youtuber Terbaru dan Komunitas Youtuber Terbesar

Grup Whatsapp dan Telegram Blogger