Sampaikanlah Kebenaran dengan Baik

Sampaikanlah dariku walau hanya satu ayat (HR. Bukhari No.3461). Ada kewajiban tentang pentingnya menyampaikan sebuah ilmu meski ilmu yang disampaikan itu hanya satu ayat saja. Meski kita bukan seorang guru bukan seorang ustadz apalagi seorang pejabat jika kita punya ilmu maka sampaikanlah kepada yang haknya.

Tidak perlu ragu tidak perlu takut karena menyampaikan ilmu merupakan salah satu kewajiban bagi seorang muslim. Siapapun kalian jika kalian mempunyai kesempatan untuk menyampaikan ilmu maka sampaikanlah, tidak perlu menunggu untuk ada di mimbar atau podium kebanggaan karena di meja warung kopi pun jadi.

Tapi sebelum menyampaikan ilmu atau sebuah kebenaran kita harus tahu dulu siapa yang sedang kita ajak ngobrol, harus tahu dulu apa yang sedang kita sampaikan, dan jangan lupa ketika menyampaikan ilmu kita harus punya dasar dulu. Dari mana runut ilmu atau dalil itu berasal.

Ada hal yang paling penting yang menjadi poin pada tulisan kali ini yaitu 2 kalimat dan 3 hal sakral yang harus kita ketahui dan laksanakan sebelum menyampaikan ilmu.

Kalimat pertama "Dahulukan adab sebelum ilmu" maksudnya jika kita sedang berhadapan dengan orang yang lebih tua umurnya misalnya guru atau kakak sampaikanlah dengan nada tidak seperti menggurui meski kita menyampaikan ilmu yang benar. Sopan dan santun adalah hal yang sangat penting dalam menyampaikan pesan. Ada proses dan prosedur dalam menyampaikan pesan ilmu atau dakwah kepada orang lain. Contohlah para nabi ketika berdakwah dan menyampaikan ilmu, mereka tidak langsung mengharamkan atau menjudge sesuatu itu buruk jika tanpa arahan dari Allah SWT. Rasulullah pun mempunyai adab yang baik dan mulia maka contohlah akhlak beliau.

Kalimat kedua "Dahulukan ilmu sebelum amal" maksudnya jika ingin mengerjakan sesuatu ya harus punya ilmu nya. Rasulullah SAW pernah bersabda "jika urusan diserahkan bukan kepada ahlinya, maka tunggulah kehancuran itu" (HR. Al-Bukhari). Ahlinya ya yang punya ilmu dan punya dasar atas sesuatu yang dia ketahui sesuai bidangnya masing masing. Jangan sampai otak pembisnis dibawa kerja jadi guru, dan otak guru dibawa menjadi pembisnis. Jika pun multi talenta maka pisahkanlah keduanya sesuai bidangnya.

Jadi kesimpulannya jika kita ingin menyampaikan sesuatu sampaikanlah dengan baik seperti dua kalimat diatas "Adab sebelum ilmu, ilmu sebelum amal" maka ilmu yang akan dan telah kita sampaikan menjadi berkah dan amal jariyah. Wallahu a'lam Bishawaf

Comments

Popular posts from this blog

Grup Telegram Youtuber Terbaru dan Komunitas Youtuber Terbesar

Kilatan Sebelum Gemuruh Guntur

Hiduplah Seperti Rahim Ibu